
MANI CEKAS KA NGEWA SILAING KATENJO KU PANON KAULA .. Ana baru nyadar...antum yang lebih beragama, ternyata lebih berbahaya.. Dibanding ana yang sudah tentu minim tentang agama.. pikiran dengki antum hampir satu garis horizon dengan rasional Hitler Jugend. rendah nya paradigma anggapan antum tak jauh beda dengan Eugenic teori Darwin. haah..busuk gunjingan antum...antum mendiskriminasi keberadaan ana dimuka bumi.. antum merasa paling benar karna berpedoman pada syariat yg menjadi khalaf dunia satu mata.. namun antum tak sadar cermin yang antum pajang tepat dihadapan muka telah pecah.. dan beling-beling nya berserakan, hingga antum tak tahu dimanakah rupa senyatanya antum.. Hebaaat...antum bak orang suci tanpa noda duniawi. antum lupa saat-saat Dossa menghampiri ..ana yakin antum tak berdiam diri.. Antum sama dengan ana...mengikuti naluri terhadap emosi.. tapi sejak kapan ana riskan dengan pergerakan antum..ataupun mengklaim tabiat antum.. apakah antum mencari pahala dari setiap kesalahan yang ana perbuat.. cuiihh..antum ciptakan selaksa fatwa agar ana disudutkan pada logika.. Whoii...Kawan...ingat!!!..antum dan ana berasal dari Negara Beling yg sama.. apakah Tattoo ana menjadi Tembok Berlin yang membatasi persahabatan kita.. antum lupa..berapa biji padi yang antum santap dari hasil keringatku ini.. antum lupa..kasur empuk ana tuk antum berbaring..dan kunikmati malam beralas tikar.. antum lupa..beberapa kesalahan terbesar ku pernah lebih antum alami... tapi sekarang..kisah mulai berubah...kehidupan antum yang pernah kubanggakan.. saat ini hanya kenangan..memorinya hancur karna gunjingan, umpatan, kebencian antum.. Terhadap ana yang sepenuhnya antum nilai dengan kebutaan nurani.. jika ku pikir-pikir..celoteh antum hampir seperti erangan meminta pahala.. Sadar kawan!!!..ana tak pernah menyulut api jika tak mau membakar.. mengapa antum bergejolak ciptakan bara diantara bekunya DOssa.. disini tak ada medan laga..terkecuali Agama mendoktrin antum tuk berperang.. Salute....antum kategorikan ana sebagai orang kafir..hingga ana tersingkir.. hahahahahahahhaha...ternyata iblis yang terbiasa akrab dengan desiran darah ana.. kini mulai bersenggama dengan tulang belikat antum yang mulai renta dengan murka. Jika antum memang sudah benar apa adanya...maka ana... Dossa Hajjar Stiggma..akan bersujud baka dihadapan antum.. dan persembahkan kepala..untuk antum pancung.. ana berani bertaruh... RASIONAL ANTUM LEBIH BERBAHAYA DARI RASIONAL ANA...sudah menjadi kutukan sejarah...LAGU LAMA KASET RONGSOK

wah keren kang....
BalasHapus