Perlahan hitam dan kelamku mulai raib termakan waktu dan upaya..
ada satu hal yang lebih memacuku tuk berubah...
satu sosok....jelita pembawa karunia....
Dia hadir dengan senyum...dan rasa...
membuat api kehilangan bara nya
membuat mawar kehilangan duri nya
Saat kutatap matanya...berjuta pemikiran bahwa aku sungguh kosong...begitu terasa..
Dia penghancur hampa...penat...pahit...dan sakit
lututku pun berhasrat sentuh bumi tuk memujanya...
elok....
andai Dia kekal untukku...maka ku ijinkan nyawa ini tuk singgah dalam jasad yang membusuk.
dan lahat tak berarti jika cinta bisa dibawa mati...
tak perlu banyak kata dalam kalimat...ku hanya ingin katakan...dia Indah...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar